Naik Densha Yuk (2)

Naik Densha Yuk (2)

Sebelum naik densha, hal pertama yang harus dilakukan tentu saja adalah datang ke eki terdekat dari hotel atau apato tempat kita menginap untuk membeli tiket (きっぷ-kippu). Tiket atau karcis densha pada umumnya dibeli bukan di loket konvensional penjual tiket yang dilayani petugas, namun dibeli melalui alat penjual tiket otomatis (きっぷ販売機-kippu hanbaiki). Tiket yang dijual di kippu hanbaiki adalah tiket untuk satu kali perjalanan. Namun melalui alat ini kita juga dapat membuat tiket elektronik (seperti smart card busway di Jakarta) yang akan mempermudah kita untuk bepergian menggunakan transportasi umum ataupun berbelanja di Tokyo. Di Jepang terdapat beberapa jeniskartu untuk tiket elektronik seperti Passmo, Suica, Kitaca, dan sebagainya. Tiket elektronik yang umum digunakan di Tokyo adalah kartu Suica. Kartu jenis lain tidak ada perbedaan dalam penggunaannya di Tokyo. Yang membedakan hanyalah perusahaan operator yang menjual. Sebagai contoh bila kita naik dari eki milik operator JR, maka yang dijual adalah Suica. Sedangkan bila kita naik dari eki milik operator Keikyu, maka yang dijual di alat kippu hanbaiki nya adalah Passmo.

Jenis-jenis tiket elektronik

Apabila kita hanya melakukan perjalanan singkat ke Tokyo 2-3 hari dan bukan dalam rangka wisata sehingga tidak punya waktu luang banyak untuk jalan-jalan menggunakan densha, cara yang paling ekonomis adalah membeli kippu untuk satu kali perjalanan. Untuk mempermudah, pertama-tama kita memilih bahasa Inggris di layar. Setelah itu, masukkan uang secukupnya ke lubang koin ataupun slot uang kertas yang ada di kippu hanbaiki. Biaya perjalanan densha di Tokyo dihitung berdasarkan jarak sehingga semakin jauh kita melakukan perjalanan maka semakin besar biaya yang harus kita keluarkan. Untuk eki terdekat di rute JR Yamanote biayanya adalah 133 yen, sehingga minimal kita harus memasukkan 140 yen ke dalam kippu hanbaiki. Atau apabila kita sudah menentukan eki tujuan, kita dapat melihat gambar jaringan eki beserta harganya yang terletak diatas kippu hanbaiki sehingga jumlah uang yang kita masukkan sudah sesuai. Setelah memasukkan koin atau uang kertas, di layar akan tertera angka-angka mulai dari 140 sampai seterusnya yang merupakan daftar biaya perjalanan. Kemudian kita pilih angka sesuai dengan biaya ke eki tujuan kita. Selanjutnya kippu seukuran 3 x 5.75 cm akan keluar dari alat kippu hanbaiki yang akan menjadi tiket perjalanan densha kita. 

Mesin elektronik penjual tiket versi JR line.

Jika kita pergi ke Tokyo dalam rangka wisata, maka dianjurkan untuk memanfaatkan cara ke dua yakni sistem tiket free pass baik harian maupun jangka waktu tertentu. Free pass harian artinya dalam satu hari tersebut kita bisa berkeliling Tokyo dengan menggunakan transportasi umum tanpa harus membeli tiket lagi. Kippu hanbaiki tidak menyediakan jenis tiket free pass semacam ini, oleh karena itu kita harus datang ke loket manual penjualan tiket yang bernama midorino madoguchi- みどりの窓口. Free pass tersebut biasanya hanya dijual di stasiun-stasiun besar di Tokyo, seperti Tokyo eki, Shinagawa eki, Shibuya eki dan Shinjuku eki.  Jenis free pass nya pun bermacam-macam disesuaikan dengan tujuan menggunakannya, demikian juga dengan harganya. Yang umum digunakan adalah tokyo furi kippu-東京フリーきっぷ dengan harga 1590 yen untuk dewasa dan 800 yen untuk anak-anak. Sesuai peraturan, yang dimaksud dengan anak-anak disini adalah anak-anak dengan usia 6-12 tahun.  Anak-anak dibawah 6 tahun tidak dipungut biaya apapun alias gratis naik densha asalkan ada orang dewasa yang mendampinginya. Sebaliknya, jika anda bepergian dengan anak anda yang berusia 12 tahun lebih 1 hari, maka anak anda diwajibkan membeli tiket dewasa.  Dengan tokyo furi kippu kita dapat menggunakan semua transportasi umum densha termasuk subway (地下鉄-chikatetsu) dan bis umum yang ada di Tokyo selama 1 hari. Selanjutnya ada juga tiket harian Tokyo Subway Ticket dengan harga 800 yen untuk dewasa dan 400 yen untuk anak-anak. Dengan tiket ini kita bisa naik densha keliling Tokyo dengan bebas selama 1 hari dengan syarat harus naik rute milik perusahaan Tokyo Metro yang sebagian besar adalah rute chikatetsu. Perlu diketahui bahwa di Tokyo terdapat 17 perusahaan operator densha baik milik pemerintah maupun swasta, yang akan dibahas lebih dalam di bab selanjutnya. Namun tidak perlu khawatir apabila kita menggunakan Tokyo Subway Ticket kita akan mengalami kesulitan karena Tokyo Metro sendiri memiliki 9 jalur subway yang beroperasi di hampir seluruh bagian Tokyo. Sedangkan free pass jangka waktu tertentu merupakan tiket free pass bagi anda yang memiliki rencana tidak hanya mengunjungi Tokyo tetapi juga daerah lain di Jepang. Free pass ini bernama Japan Rail Pass dengan harga 29.110 yen untuk 7 hari. Agak mahal memang, namun keuntungannya adalah kita tidak perlu mengeluarkan sepeser pun untuk naik densha, shinkansen, dan bis mulai dari bandara internasional Narita, berkeliling Jepang, sampai kembali lagi ke Narita. Yang perlu diperhatikan saat menggunakan tiket jenis ini adalah apabila kita akan naik shinkansen atau kereta yang memiliki nomor tempat duduk, kita harus datang ke midorino madoguchi untuk meminta tiket yang kita maksud dengan terlebih dahulu menunjukkan free pass.

http://obaradai.com/index.php/2018/07/25/naik-densha-yuk-1/

Djansena


 

svg

What do you think?

Show comments / Leave a comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply