SAKA NO UE NO KUMO – KISAH PARA PEMUDA MEIJI YANG MEMBAWA JEPANG SAMPAI DUNIA

SAKA NO UE NO KUMO – KISAH PARA PEMUDA MEIJI YANG MEMBAWA JEPANG SAMPAI DUNIA
SAKA NO UE NO KUMO DALAM BENTUK SERIAL DRAMA PRODUKSI NHK

Saka No ue No Kumo merupakan salah satu novel nonfiksi karya Sibari Ryoutarou yang menceritakan sejarah jepang pada masa perang dunia pertama (PD I). Saka No Ue No Kumo kembali menjadi poluler masyarakat Jepang setelah TV negeri Jepang yakni NHK menampilkan drama serialnya layar tv. dalam buku ini secara tidak langsung jika akan mendapatkan gambaran bagaimana perjalanan sejarah jepang dimulai dengan masa perang jepang melawan rusia dan bisa menjadi renungan tersendiri bagaimana efek yang akan terjadi bagi jepang sekarang dan negara asia lainnya apabila jepang tidak menang dalam perang tersebut. Dalam pembukaan serial Dramanya selalu akan yang menampilkan narasi yang begitu menyentuh yakni “まことに小さな国が、開化期をむかえようとしている” yang berarti “Ada sebuah negara yang sangat kecil yang mulai membuka diri pada dunia”.

PERANG JEPANG-RUSSO OLEH PASUKAN ANGKATAN DARAT JEPANG

MEMBANGKITKAN KEMBALI INDAHNYA SEBUAH ZAMAN OLEH PARA PEMUDA KELAHIRAN MEIJI.

Dalam cerita saka no ue no kumo ini diceritakan dua pemeran utama yakni akiyama bersudara. mereka melewati masa masa sulit sebagai anak samurai yang telah kehilangan status kesamuraiannya karena pada jaman meiji samurai di haruskan menjadi pegawai pemerintah ataupun pedagang. hal ini agar para samurai tidak dengan mudah melakukan tindak kekerasan yang tidak diinginkan yang mana jepang telah membuka diri pada dunia saat itu. selain menceritakan kiprah akiyama bersaudara saka no ue no kumo juga menampilkan tokoh tokoh sejarah terkenal yakni para jendral brilian seperti tougo heihaciro, nogi maresuki, kodama gentarou dan juga tokoh bangsa seperti masaoka siki dan natsume sousiki yang turut meninggalkan sejarah gemilang dalam masanya. buku ini semakin memiliki daya tarik karena kita bisa melihat bagaimana pemuda tersebut menjalini kehidupannya dan mengubah takdir hidup mereka.

TOKOH UTAMA AKIYAMA BERSAUDARA YOSIFURU (KIRI) DAN SANEYUKI (KANAN)

DALAM SETIAP ZAMAN MANAPUN PARA PEMUDALAH YANG MEMBANGUN BANGSANYA.

AKIYAMA YOSIFURU MENJADI BAPAK KAVELERI JEPANG

Novel yang berjumlah 6 jilid ini mengangkat tema bagaimana posisi jepang di mata dunia pada masa perang jepang-russia, dan terlihat sekali upaya jepang untuk mampu bersaing dengan dunia. Pada masa itu jepang hanya dipandang sebagai negara kecil yang lemah dimata negara besar seperti inggris, rusia, dan amerika. Namun dinamika politik dan berbagai kondisi sosial menggerakkan pemerintah Jepang demi mempertahankan kedaulatan dan masa depan bangsa, sehingga mau tidak mau harus turut dalam perebutan wilayah cina dengan bangsa bangsa dari barat. Sampai pada akhirnya memenangkan peperangan laut yang terkenal yakni kemenangan jepang mengalahkan armada baltic Rusia yang menggemparkan dunia.

PARA PERWIRA LAUT JEPANG DALAM PERANG MELAWAN ARMADA BALTIC RUSSIA

Mengapa bisa jepang yang tak lain hanyalah sebuah negara kecil mampu mengalahkan salah satu negara yang dikenal memiliki kekuatan maritim besar didunia? Itulah alasan Sibari Ryoutarou sang penulis ini memilih akiyama bersaudara anak dari ronin samurai yang memberikan pengaruh yang sangat besar pada sejarah jepang. Tak satu pun ada orang dekat Akiyama bersaudara yang menyangka bahwa mereka berdua kelak menjadi tokoh tokoh penting dalam perang jepang russia. Mereka bahkan harus menggunakan kapal kecil untuk keluar dari kampung halamannya demi menempuh pendidikan yang mereka dambakan. Namun hasil itu tidak sia sia. Kelak sang kakak akiyama yoshifuru menjadi jendral pasukan kavaleri jepang dan juga dikenal sebagai bapak kaveleri jepang yang telah meninggalkan prestasi gemilang dalam peperangan di daratan cina.

AKIYAMA SANEYUKI PADA MASA MENJADI KADET LAUT

Tak kalah sang adik akiyama saneyuki bergabung menjadi angkatan laut dan menjadi laksamana madya yang memiliki banyak ilmu dan wawasan perang di laut. Saneyuki yang mahir berbahasa inggris semenjak masa kuliahnya dan meninggalkan prestasi gemilang selama pendiidikan dasar kemiliteran mendapatkan banyak kesempatan untuk sekolah di luar negeri. dalam cerita tersebut itulah menjadikan saneyuki dapat melihat berbagai pertempuran di dunia barat. Saneyuki diceritakan sangat rajin dan tekun dalam mempelajari hal hal baru yang dia dapat di luar negeri. Dia percaya apa yang dia pelajari kelak berguna bagi bangsanya. Hal ini terbukti dengan strategi yang diusulkan saneyuki dalam perang melawan armada baltic terbukti membawa kemenangan bagi bangsa jepang.

SANEYUKI DAN SAHABATNYA MENJADI PERWAKILAN DALAM PEMBELIAN KAPAL PERANG BARU DARI INGGRIS
AKIYAMA YOSIFURU YANG MENYELAMATKAN PASUKAN DARI STRATEGI PENGELABUAN RUSSIA

Meski yosifuru sang kakak di ketahui sangat suka minum arak namun demikian digambarkan sangat jelas dia begitu menyayangi sang adik. sedari masa kecil yaosifuru selalu mengajarkan pentingnya Pendidikan pada saneyuki bahkan biaya Pendidikan untuk sekolah masuk perguruan tinggi seluruhnya sang kakaklah yang menanggung. Meski demikian sang kakak juga tidak kalah pandai, diceritakan Yosifuru telah menunjukkan banyak prestasi sejak berada di bangku sekolah dasar, sehingga dia mendapat rekomendasi masuk Pendidikan angkatan darat karena prestasinya menjadi siswa teladan. tidak berhenti disitu setelah berdinas di angkatan darat yusifuru juga diterima di universitas pertahanan angkatan darat yang merupakan sekolah elit dan sulit pada masa itu. Dalam kisah ini ditunjukkan juga bagaimana kecintaan mereka terhadap keluarga, pertemanan, pekerjaan dan negara yang begitu jelas menjadi karakter mereka berdua. Sehingga ketimbang dikatakan sebagai novel perang lebih tepat adalah novel yang mengkisahkan kisah hidup tokoh sejarah jepang yang patut untuk diteladani.

PARA TOKOH JENDRAL YANG TURUT MUNCUL DALAM NOVEL
PERTEMPURAN ANTARA JEPANG DAN ARMADA BALTIC

Kesan nonfiksi dalam novel ini semakin jelas dengan dilampirkanya foto-foto bersejarah yakni perang darat dan laut antara jepang dan rusia. Secara tidak sadar kita masuk dalam mesin waktu dan menyaksikan bagaimana jepang pada masa tersebut. Kepiawaian menulis ryoutarou dalam menulis novel ini baik menceritakan detail suasana dan sifat setiap karakternya membuat kita bertanya tanya apa mungkin ryoutarou benar benar pernah hidup merasa di masa tersebut.

SANG PENULIS SIBARI RYOUTAROU
NOVEL SAKA NO UE NO KUMO

Dari kisah saka no ue no kumo ini pelajaran yang bisa kita ambil adalah kemenangan gemilang dan majunya sebuah bangsa itu tidak didapat dengan instan. Semua berawal dari seberapa besar kegigihan para pemuda bangsa untuk memperjuangkan jiwa dan raganya hanya demi kejayaan bangsanya. Mereka tidak memikirkan apa yang mereka akan terima. Namun apa yang mereka dapat berikan pada bangsanya. Bagi yang memiliki kesempatan silahkan bisa dibaca maupun dilihat dalam bentuk drama tv karya NHK. Semoga hal ini bisa menjadikan pembelajaran dan menjadi motivasi anak bangsa Indonesia dalam membangun bangsa ini.

svg

What do you think?

Show comments / Leave a comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply